Lewati ke konten
Keluarga Besar Sniper · Seniman Pertanian
Beranda · Jurnal · hama penyakit

Trichoderma untuk Antraknosa (Patek) Cabai: Bisa Disemprot ke Buah

Tim Seniman Pertanian Diperbarui 4 menit baca 873 kata

Antraknosa, atau yang dikenal petani sebagai patek, menyerang buah cabai dan menyebabkan bercak busuk yang menurunkan kualitas panen drastis. Banyak yang tidak tahu Trichoderma bisa membantu di sini — dengan data efikasi yang sudah diuji secara spesifik melawan jamur penyebab penyakit ini.

Antraknosa Menyerang Langsung ke Buah, Bukan Akar

Antraknosa pada cabai disebabkan oleh spesies Colletotrichum — terutama C. capsici, C. gloeosporioides, dan C. acutatum. Berbeda dari layu fusarium atau busuk akar yang menyerang dari bawah tanah, antraknosa menyerang permukaan buah dengan bercak coklat kehitaman yang melingkar dan terus membesar.

Buah yang terinfeksi akan membusuk dan tidak layak jual, langsung memengaruhi pendapatan petani saat panen. Di kondisi musim hujan yang ekstrem, antraknosa bisa menghancurkan 50-100% panen dalam satu musim.

Apa yang lebih berbahaya: spora Colletotrichum bisa menginfeksi buah hijau tapi tetap dorman sampai buah mulai matang dan kulitnya melunak — baru saat itulah gejala busuk muncul. Artinya, saat petani melihat buah busuk di pohon, infeksi sebenarnya sudah terjadi beberapa minggu sebelumnya.

Data Efikasi Trichoderma Melawan Colletotrichum pada Cabai

Berdasarkan riset yang dipublikasikan di PMC (National Library of Medicine), strain Trichoderma koningiopsis PSU3-2 menunjukkan persentase inhibisi sebesar 79,57% terhadap Colletotrichum — secara signifikan lebih tinggi dibanding strain lain yang diuji dalam studi yang sama.

Perlakuan dengan strain ini juga terbukti melindungi cabai dari pembusukan antraknosa pascapanen, menunjukkan efektivitas yang tidak hanya terbatas pada uji laboratorium tapi juga relevan untuk kondisi penyimpanan buah setelah panen.

Studi lain yang dipublikasikan di Frontiers in Plant Science mengevaluasi Trichoderma atroviride dan Trichoderma longibrachiatum sebagai agen biokontrol untuk mengendalikan antraknosa pada cabai merah di Korea — menunjukkan berbagai spesies Trichoderma punya potensi yang konsisten melawan patogen ini di berbagai kondisi geografis.

Mekanisme Spesifik Melawan Colletotrichum

Di tanah (melindungi akar dan pangkal batang): Trichoderma bekerja melalui kompetisi ruang, produksi enzim lytic, dan parasitisme langsung terhadap miselium patogen.

Di permukaan buah (mencegah antraknosa): Trichoderma yang disemprotkan ke permukaan buah menciptakan populasi kompetitor yang menghambat perkecambahan spora Colletotrichum. Ruang pori dan nutrisi di permukaan buah yang sudah diisi Trichoderma lebih sulit ditembus oleh spora yang baru datang.

Senyawa volatil: Trichoderma terdokumentasi mampu mengeluarkan senyawa organik volatil (VOC) yang membatasi pertumbuhan miselium Colletotrichum bahkan tanpa kontak fisik langsung.

Timing aplikasi sangat penting — Trichoderma harus sudah ada di permukaan buah sebelum spora Colletotrichum baru datang, bukan setelah infeksi sudah terjadi.

Trichoderma Bisa Disemprot ke Daun dan Buah

Ini yang sering tidak diketahui petani: Trichoderma tidak hanya untuk kocor akar. TricoSniper bisa disemprotkan langsung ke permukaan daun dan buah untuk membantu menekan perkembangan antraknosa di tempat penyakit itu menyerang.

Ini sesuai dengan data riset yang menunjukkan Trichoderma efektif diaplikasikan langsung ke permukaan buah untuk perlindungan pascapanen.

Cara Aplikasi Semprot yang Optimal:

  • Semprotkan di sore hari saat suhu lebih rendah, sehingga larutan tidak cepat menguap dan koloni Trichoderma punya waktu lebih lama untuk menempel
  • Pastikan menjangkau seluruh permukaan buah, termasuk bagian yang tersembunyi di antara dedaunan rapat
  • Fokus pada permukaan bawah buah yang lebih lembap dan lebih sering menjadi titik awal infeksi
  • Ulangi setelah hujan deras yang mungkin menghanyutkan sebagian populasi Trichoderma

Jadwal Aplikasi Semprot yang Optimal

Di musim hujan (risiko tinggi):

  • Semprotkan setiap 7-10 hari ke seluruh bagian atas tanaman, terutama permukaan buah
  • Ulangi aplikasi setelah hujan deras
  • Waktu terbaik: sore hari setelah panas terik sudah mereda

Di musim kemarau (risiko rendah):

  • Interval bisa diperpanjang hingga 14-21 hari
  • Fokus lebih pada kocor untuk memperkuat akar dibanding semprot untuk proteksi buah

Menjelang periode hujan setelah kemarau panjang:

  • Aplikasikan 1-2 hari sebelum perkiraan hujan pertama yang signifikan
  • Ini adalah momen paling kritis karena spora yang terakumulasi selama kemarau tersebar masif saat hujan pertama turun

Kompatibilitas dengan Fungisida Kimia

Banyak petani mengkombinasikan Trichoderma dengan fungisida kimia untuk perlindungan berlapis. Panduan yang tepat:

  • Jangan mencampur dalam satu tangki semprot — fungisida aktif secara langsung membunuh Trichoderma
  • Beri jeda minimal 3-5 hari antara aplikasi fungisida kimia dan aplikasi Trichoderma
  • Urutan yang disarankan: Gunakan fungisida kimia saat tekanan serangan sedang tinggi, lalu ikuti dengan aplikasi Trichoderma setelah jeda untuk membangun populasi pelindung jangka panjang

Bukti dari Lapangan Petani Indonesia

Om Gustika di Garut mengaplikasikan Trichoderma via spray saat patek mulai mengancam buah cabainya, dan penyebarannya berhasil dihentikan dengan cepat. Dari hanya 400 batang, ia mengumpulkan 1,5 ton cabai di petikan ke-25 — bukti bahwa pengendalian antraknosa yang efektif sejak awal sangat memengaruhi total hasil panen di akhir musim.

Baca juga: Antraknosa Patek pada Cabai: Cara Baca Gejala | TricoSniper untuk Perlindungan Cabai

FAQ Trichoderma untuk Antraknosa

Apakah Trichoderma efektif untuk antraknosa yang sudah muncul di buah? Untuk pencegahan, efektivitasnya tinggi. Untuk buah yang sudah terinfeksi parah, fokusnya lebih pada mencegah penyebaran ke buah sehat di sekitarnya dibanding menyembuhkan buah yang sudah rusak. Buah yang sudah menunjukkan gejala parah sebaiknya dipetik dan dimusnahkan.

Apakah semprot Trichoderma aman untuk buah yang akan dikonsumsi? Ya — Trichoderma adalah organisme yang secara alami ada di tanah dan tidak menghasilkan mikotoksin berbahaya. Tidak ada interval keamanan prapanen yang perlu diperhatikan seperti fungisida kimia.

Berapa konsentrasi Trichoderma yang tepat untuk semprot buah? Ikuti petunjuk produk yang digunakan. Untuk aplikasi preventif pada buah, konsentrasi yang lebih rendah dari aplikasi kocor akar biasanya sudah efektif karena fungsinya adalah kolonialisasi permukaan, bukan eradikasi patogen yang sudah establish.

Punya pertanyaan tentang topik ini?

Konsultan komunitas siap membantu mendiskusikan kasus spesifik di lahanmu. Pendampingan 24 jam untuk anggota.

Lanjutkan Membaca