Lewati ke konten
Beranda · Produk · TricoSniper
TricoSniper Produk Andalan
MBJ Agritech

TricoSniper

Trichoderma Harzianum plus PGPR. Perlindungan Biologis Paling Lengkap.

  • Trichoderma Harzianum strain terkuat
  • Mengandung PGPR (Auksin & Sitokinin alami)
  • Tanpa residu kimia di hasil panen

Trichoderma Harzianum + PGPR. Perlindungan Biologis Paling Lengkap.

Tidak semua trichoderma bekerja dengan cara yang sama. Di antara seluruh spesies trichoderma yang digunakan dalam pertanian, Trichoderma Harzianum adalah yang paling agresif, paling tahan kondisi ekstrem, dan paling efektif dalam menghancurkan jamur patogen langsung di sumbernya.

TricoSniper memformulasikan Trichoderma Harzianum dengan konsentrasi tinggi, dikombinasikan dengan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). kombinasi yang jarang ditemukan dalam satu produk di pasaran.

Kenapa Trichoderma Harzianum

  • Mekanisme mikoparasit yang paling agresif. Harzianum secara aktif memburu dan melumpuhkan jamur patogen. Fusarium, Phytophthora, busuk batang. sebelum sempat menyebar.
  • Daya tahan di kondisi lahan yang bervariasi. Tetap aktif di lahan kering, basah, atau bekas pertanaman sebelumnya.
  • Kemampuan kolonisasi akar yang kuat. Membangun koloni yang kokoh di zona perakaran dan bertahan lebih lama dibanding strain lain.

PGPR. Yang Membuat TricoSniper Berbeda

Kebanyakan produk trichoderma berhenti di perlindungan saja. TricoSniper melangkah lebih jauh.

PGPR dalam TricoSniper adalah koloni bakteri baik perakaran yang secara aktif memproduksi hormon pertumbuhan alami. Auksin dan Sitokinin. yang mendorong perkembangan akar lebih cepat, lebih dalam, dan lebih kuat.

Setiap aplikasi TricoSniper bekerja dua arah sekaligus: melindungi akar dari ancaman patogen sekaligus mendorong akar tumbuh lebih produktif.

Manfaat Lengkap

  • Mengendalikan Fusarium, busuk batang, Phytophthora, dan Antraknosa secara biologis tanpa residu kimia.
  • Mendorong pertumbuhan akar dan fase vegetatif lebih kuat.
  • Menginduksi sistem ketahanan sistemik (ISR) tanaman.
  • Memulihkan ekosistem tanah yang sudah “mati” akibat fungisida berlebih.
  • Hasil panen bersih tanpa residu kimia.
  • Menekan biaya fungisida kimia secara signifikan.

Hal yang Jarang Diketahui Petani

TricoSniper bukan hanya untuk kocor akar.

Berkat formulasi khususnya, TricoSniper adalah satu-satunya produk trichoderma yang bisa diaplikasikan melalui penyemprotan. menjangkau daun dan buah yang rentan Antraknosa (patek), yang tidak bisa dicapai dengan kocor biasa.

Cara Pemakaian

1. Sterilisasi Lahan (Sebelum Tanam)

Pilihan A. Kocor: 1 kg TricoSniper + 1 liter Molase dilarutkan dalam 200 liter air, kocor merata ke seluruh lubang tanam. Pilihan B. Tabur: taburkan langsung ke bedengan secara merata, lakukan sebelum penutupan mulsa.

Molase adalah sumber energi yang mengaktifkan dan mempercepat perkembangan koloni Trichoderma. Jangan dilewatkan.

2. Vaksinasi Bibit (Sebelum Pindah Tanam)

Dalam 5 liter air: 3 sdm TricoSniper + 1 tutup NutriShoot + 1 tutup MinoShoot. Celupkan akar atau polibag bibit 3–5 detik.

3. Perlindungan Aktif Setelah Tanam

Kocor pangkal batang: interval 7–12 hari, 1 kg per drum 200 liter. Semprot daun dan buah: terutama di fase pembuahan untuk pengendalian Antraknosa. Bisa dikombinasikan dengan NutriShoot.

Catatan: Setelah aplikasi MBJ OXY, tunggu 1–2 hari sebelum mengaplikasikan TricoSniper agar media tanam optimal untuk perkembangan koloni.